SUCI (dimuat di radar sby 1 nov 2010)

SUCI; Selamat bekerja untuk Sidoarjo sejahtera

Hari ini senin,1 november 2010 bupati terpilih pada pilkada Sidoarjo 25 juli  yang lalu, pasangan  saifullillah – Mgh sutjipto (SUCI) akan dilantik oleh gubernur jawa timur Soekarwo.kemenangan sekitar 60% perolehan suara sah telah manghantarkan pasangan no 4 ini melenggang terpilih dengan  satu putaran.Pilkada Sidoarjo telah membuktikan sebagai Pilkada terbaik se jawa timur pada tahun 2010 merupakan modal politik yang  besar dari pasangan ini untuk memulai bekerja mewujudkan janji politiknya selama kampanye .

Periode 2005-2010 telah menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan perekonomian yang menurun semenjak semburan lumpur mei 2006  pada tahun 2009 sudah mulai menunjukkan rebound atau trend kenaikan meski masih dibawah rata rata pertumbuhan ekonomi regional jawa timur.Human development index atau biasa di istilahkan indeks pembangunan masyarakat  berada pada posisi 73,30 poin dari awal periode 2005 sebesar 72,26 poin yang mencerminkan agregasi tingkat pendidikan ,kesehatan dan ekonomi masyarakat sidoarjo mengalami kenaikan.

Kinerja APBD selama 2005-2010 dimana Pendapatan daerah yang tumbuh 223,6% atau rata rata 17,91 % pertahunnya dan pertumbuhan belanja daerah 204,9% ,Pendapatan Asli daerah pertahunnya tumbuh rata rata 17,08%.Opini BPK terhadap APBD atas pengelolaan keuangan daerah  sangat berfluktuasi dari opini wajar dengan pengecualian (WDP) ,tahun 2007 Opini tidak wajar (TW) ,2008 kembali mendapat opini wajar dengan pengecualian (WDP) dan pada tahun 2009 mendapatkan opini tidak memberikan pendapat (disclaimer).

Tantangan kedepan periode 2010-2015 kepemimpinan baru sidoarjo diharapkan semakin membawa kemajuan yang semakin dirasakan oleh masyarakat secara keseluruhan.Indikator indikator kesuksesan kepemimpinan SUCI dapat diukur dari sejauhmana kepemimpinan ini mampu melakukan konsolidasi atas sumber daya yang tersedia di internal pemerintahan kabupaten dan kemampuan mendatangkan sumber daya dari luar pemerintahan dan wilayah luar Sidoarjo untuk kepentingan akselerasi pembangunan Sidoarjo.

Pertama kepemimpinan SUCI akan diuji  kedalam jajaran pemerintahan Sidoarjo baik birokrat dan anggota DPRD adalah sejauhmana  bisa diyakinkan fragmentasi pada pilkada 2010 yang lalu tidak menjadi determinasi dalam pengelolaan pemerintahan kedepan dengan melupakan kompetensi serta regulasi administratif  yang ada.Opini BPK yang  DISCLAIMER  dalam pengelolaan keuangan daerah menjadi pekerjaan rumah  untuk melakukan penataan secara komphrehensif  berdasar pendekatan SDM para birokrat.

Kedua:sebagaimana dalam pameo politik “tidak ada makan siang gratis” maka dukungan dukungan politik yang diberikan kepada SUCI  selama pilkada tentunya  harus dimanage secara baik untuk tidak terjebak pada penyalahgunaan wewenang yang akan menjurus pada “bad governace” karena mau tidak mau SUCI sudah menjadi representasi 100% masyarakat Sidoarjo.

Ketiga;bagaimana memajukan perekonomian masyarakat dimana Volume perekonomian terbesar Sidoarjo berada pada sektor industri pengolahan  dan perdagangan ,restoran  yang mencapai 75%  , dimana 98,52% industri adalah kategori Usaha Mikro Kecil (UMK) setara  167.251 unit usaha sedangkan Usaha Menengah Besar (UMB) mencapai 2.512 unit.Sebaran Tenaga kerja 71% di UMK dan 29% di UMB dari total 366.682 tenaga kerja yang ada di sektor industri pengolahan ini. Disatu sisi tingkat pengangguran terbuka adalah 11,91 % per 2008 yang lalu di banding tahun 2005 sebesar 10,47%..

Keempat; Luapan lumpur panas lapindo semenjak mei 2006  dan berdampak juga secara regional karena posisi strategis Sidoarjo diantara kota kabupaten di jawa timurdapat dikurangi kerentanan dampaknya terutama secara sosial dan ekonomi untuk segera dapat dioptimalisasi baik melalui instrumen pemerintah kabupaten  sidoarjo sendiri maupun melalui Badan penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS)

Kelima;Partisipasi publik  dalam pengelolaan pembangunan  baik dalam konteks perencanaan ,implementasi serta pengawasan sebagai energi positif  akselerasi pembangunan Sidoarjo semakin terlembagakan yang terukur pada outcome dan out putnya.

Keenam;komitmen  Pengelolaan pelayanan publik dan pembangunan berbasis teknologi ,informasi dan Komunikasi (TIK) berbasis managemen pengetahuan (knowladge management) yang mendorong semakin efektif,efesien dan keterlibatan publik  yang tinggi.Proses pengelolan terintegrasi akan melahikan pembangunan yang inovatif dalam proses pembuatan (creation),Pembauran (assimilation) , penyebaran (dissemination) dan pemanfaatan (aplication) dalam kerangka mewujudkan sidoarjo kota kreatif.

Selamat bekerja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: