Memandang Kisruh lumpur#lapindo by STafsus

7 januari 2011 via twiter andi arief (stafsus bencana dan bantuan sosial )

Sore ini beberapa hal penting tentang penyelesaian semburan lumpur lapindo terkuak. Ada hal yg harusnya selesai tak berlarut-larut.

Tahun 2009,kisruh semburan lumpur sudah harus selesai. Menkeu SMI keluarkan surat balasan kepada BPLS utk bantu Lapindo percepat bayar

SMI melalui surat balasan itu menimbang penyelamatan rakyat ekonomi dan sosial kemasyarakatan sekitar tanggul lumpur sidoarjo

 

Surat SMI itu juga menimbang permintaan pimpinan DPR untuk ambil langkah tepat dengan payung hukum yang ada.

 

Isi surat itu menyetujui dana talangan kewajiban yg dibebankan Lapindo yg diikat perjanjian hutang antara Lapindo dan negara c.q Menkeu

 

Dari 13327 berkas yg manjadi kewajiban Lapindo, sudah 55 persen selesai, sisanya belum lunas. Ada 16 berkas belum dibayar sama sekali

 

Karena berlarut,kini ada 45 RT (rukun tetangga) yg terkena dampak lanjutan dari semburan lumpur itu.Problem baru, karena di luar areal peta.

 

Penambahan 45 RT plus 9 RT ini menjadi rekomendasi Gubernur Jawa Timur kepada menteri PU untuk dinyatakan kawasan yg tdk layak

 

Kekurangan kewajiban Lapindo jauh lebih kecil ketimbang yang sudah dikeluarkan selama ini. Lapindo bisa segera selesaikan harusnya

 

Pihak BPLS yg terbentuk april 2007, sangat diharapkan warga membantu percepatan penyelesaian ini. BPLS, kunci mempercepat atau memperlambat

 

Saya berkeyakinan,kisruh lumpur bisa selesai, apalagi jika anggota DPR dapil I Jatim yg berjumlah 9 orang gerak termasuk @priyobudisantoso

 

One Comment to “Memandang Kisruh lumpur#lapindo by STafsus”

  1. ojit sam, sek morat-maret tulisan-e

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: